Untuk info promo media hubungi OPA di 08161161874 atau email ke: andre.sumual@gmail.com

Senin, April 22, 2013

The Titans Akan Tampil di Hongkong Mei Mendatang



The Titans akan tampil di Hongkong Mei mendatang, demikian info dari Oni, salah satu personilnya.

Band asal Bandung ini akan memeriahkan acara "Sahabat Music Awards 2013" yang akan berlangsung 19 Mei 2013 di Hongkong Convention and Exhibition Centre (HKCEC),Wan Chai North, Hongkong.

'Sahabat Music Awards 2013' adalah ajang penghargaan untuk musisi Indonesia yang dibesut oleh Smartone, sebuah provider telekomunikasi di Hongkong, bekerjasama dengan perusahaan rekaman Nagaswara.

"Disela tour yang padat kami sempatkan latihan beberapa repertoar yang akan dibawakan di Hongkong. Kami ingin memberikan pertunjukan yang terbaik buat warga Indonesia di sana. Apalagi denger-denger kami akan manggung di gedung pertunjukan terbaik di Hongkong," jelas gitaris bernama panjang Sonny Krisna Yudha ini.

Memang HKCEC adalah salah satu diantara dua gedung pertemuan terbesar di Hongkong. Menjadi ajang pameran berskaka besar serta temoat konser artis internasional papan atas seoerti Sting, Andrea Bocelli, Air Supply, Jaejoong, Avril Lavignr, G-Dragon, dan banyak lagi.

The Titans akan bertolak ke Hongkong pada 17 Mei dan ajan kembali ke tanah air
21 Mei.

"Selain manggung, akan ada shooting videoklip single terbaru," Oni menambahkan.









Senin, April 15, 2013

RIVER Hadir Dengan Album 'Langkah Kita'



Press Release

Ingin seperti sungai yang bermula dari berbagai sumber air berbeda di hilir kemudian mengalir dan menyatu dalam sungai besar ke hulu untuk sama-sama bermuara ke laut lepas. Begitulah filosofi yang dianut band ini. Empat orang yang pada awalnya berasal dari berbagai aliran musik namun berhasil menuangkan kreatifitasnya dalam satu aliran yang kemudian dibiarkan mengalir menuju popularitas. Dan band ini menamakan diri RIVER.

Berasal dari Jakarta dan terdiri dari Abell Denz (vokal), Wawan 'Wans' Firmansyah (bass), Handy 'Hans' Purnama (gitar) dan Reza 'Ezza' Nasution (drum). RIVER yang terbentuk tahun 2012 yang terdiri dari musisi beda aliran yang kemudian sepakat untuk membuat musik ala RIVER.

Walau terhitung baru terbentuk namun musikalitas para personilanya sudah terasah. Beberapa dari mereka sudah pernah memilki band sebelumnya dan sudah sering main bersama. Yang terakhir bergabung adalah Abell, yang bergabung dengan RIVER lewat audisi vokalis.

Dari beberapa kandidat, akhirnya kami memilih Abell karena karakter vokalnya sesuai dengan musik RIVER,” bilang Ezza. Karena sebelumnya sudah pernah memiliki band, Abell pun cepat beradaptasi. Dengan beberapa polesan akhirnya Abell menyatu bersama tiga anggota RIVER lainnya.


Langkah pertama adalah menyesuaikan visi dalam bermusik. Dimulai dengan latihan serta tampil bersama, kemudian coba mencipta beberapa komposisi yang sesuai dengan karakter RIVER.

Menyatukan beberapa kepala dalam mencari satu karakter musik memang sulit, tapi dengan kemauan serta kerjasama yang baik akhirnya kami bisa menhasilkan karya yang kami tuangkan dalam album yang segera dirilis,” kata Hans.

Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah, demikian kalimat populer dari Lao Tzu, seorang filsuf dan ahli strategi China kuno. RIVER telah memulai satu langkah yang mereka tuangkan dalam 'Langkah Kita,' sebuah album yang berisi lagu-lagu hasil karya mereka berempat. Judul album itu memberikan makna bahwa ada kesamaan langkah dalam mengerjakan karya-karya yang kemudian menjadi langkah pertama River di belantika musik Indonesia.

Sebagai debut single diangkat lagu “Karena Kau Untukku.” Lagu yang menceritakan sebuah perjalanan cinta, dimana butuh banyak usaha untuk meyakinkan cinta kepada pasangan kita, bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini.

Bila kita bisa menerima, menghargai dan mengerti kekurangan dari pasangan kita, maka kita bisa merasakan sebuah cinta sejati. Semua bisa dijalani dengan indah. Jangan pernah ragu jika kita sudah menemukan pasangan yang sangat sudah menerima, menghargai dan mengerti kekurangan kita, jalani apa adanya dan yakinlah hanya Tuhanyang bisa memisahkan. Semua kembali kepada Kekuasaan-Nya. Bila kita sudah dapatkan rasa cinta itupun, jika Tuhan tidak mengizinkan, maka kita tidak bisa berbuat apa-apa selain ikhlas. Semua kembali Kepada-Nya,” jelas Wans tentang lagu ciptaannya itu. 










Kamis, Maret 07, 2013

BASS PROJECT, Band Unik Dengan Empat Pemain Bass



BASS PROJECT, band unik dengan empat pemain bass menggegerkan industri musik tanah air. Mereka hadir dengan motto: 'Kami memang beda.'

Dalam sebuah komposisi lagu, bass penting sebagai pembentuk beat yang bahu-membahu dengan drum sebagai pengawal irama. Tapi apa jadinya ketika bass mendominasi sebuah komposisi yang tak hanya membentuk beat tapi juga bisa berfungsi sebagai pembangun melodi sebuah lagu?

Dan coba bayangkan ketika sebuah group band beranggota 4 pemain bass, 1 drummer serta 1 vokalis wanita bergenre pop jazz. Nama group itu pun langsung menohok sasaran dengan menonjolkan keunikan mereka, BASS PROJECT. Band unik dengan empat pemain bass ini langsung menggeemparkan industri musik tanah air.

Adalah Hazee, Danny Black, Ipung dan Budi Funkbass yang menjadi biang keladi terbentuknya project ini. Ke-empat bassists asal Bandung ini mengajak Handy Boen (drum) dan Sarah (vokal) sebagai penyempurna dalam membentuk sebuah group kontemporer yang unik.

Berawal dari keinginan Hazee membentuk sebuah band dengan aransemen BASS dibantu drum. Hazee kemudian melontarkan ide sambil mengumpulkan para pemain bass di Bandung. Kebetulan Hazee adalah pembina komunitas BASS BANDITS. Dan dari sebuah ide yang dilontarkan dalam kumpul-kumpul itu, akhirnya pada Agustus 2012 lahirlah sebuah band dengan formasi unik diatas. Walau terbilang band baru namun BASS PROJECT merupkan kombinasi apik dari musisi berpengalaman dan seorang vokalis muda berbakat.

“BASS PROJECT adalah salah satu band yang unik dan berani berkarya lewat instrument bass yang cenderung minoritas menjadi mayoritas,” kata Hazee sang penggagas konsep ini.

Sebagai langkah awal dalam memperkenalkan keunikan mereka ke kancah musik nasional, BASS PROJECT bekerja sama dengan perusahaan rekaman Slimaster Indonesia merilis sebuah single bertajuk “Hanya Dia" yang berhasil mencuri perhatian para pendengar dan pecinta musik di indonesia.

“Ini adalah sinergi dari pemain bass dengan genre musik yang berbeda. Dan tidak mudah pula memadukannya ketika kami sudah ada dalam studio dan membuat lagu dengan watak dan karakter berbeda. Kami komposisikan musik-musik yang dibuat sederhana dengan instrument bass namun enak didengar,” tambah Hazee lagi.

Hazee dkk punya keinginan yang sama dalam mengangkat harkat para pemain bass. Mereka berharap dengan project ini ada cara pandang baru dari masyarakan bahwa instrument bass punya peranan penting dalam sebuah lagu, tidak sekadar ‘membantu’. Para pemain bass tak ingin dipandang sebelah mata lagi. BASS PROJECT ingin membuktikan bahwa dengan alat musik bass mereka bisa melahirkan satu komposisi dengan harmonisasi musik yang baik dan tetap enak didengar.  (***)





Kamis, September 13, 2012

'Tribute to D'LLOYD' Menampilkan Deretan Penyanyi Populer

Poster acara
Banyak cara berbakti kepada orang tua tercinta. Bagi seorang Jimmy Van Houten, mewujudkan sebuah konser bertajuk "Tribute To D'LLOYD" adalah bagian dari rasa bangganya menjadi putra dari Bartje Van Houten, salah seorang personil band legendaris kebanggaan Indonesia, D"LLOYD. 

"Setelah mengikuti jejak ayah saya berkecimpung di dunia musik mulai dari menjadi musisi, pencipta lagu, hingga produser, namun baru dengan menjadi promotor acara inilah saya bisa berbangga. Karena lewat konser ini saya bisa membangkitkan kebanggan ayah bersama rekan-rekannya, saya rasa termasuk almarhum Om Sam, bahwa D'LLOYD adalah band legendaris milik Indonesia yang karya-karya mereka penting didengar semua kalangan, hingga saat ini," kata Jimmy Van Houten, yang bertindak sebagai promotor acara "Tribute To D'LLOYD," ketika ditemui disela gladiresik acara ini.

Acara "Tribute To D'LLOYD" sendiri akan berlangsung pada, Jumat, 28 September 2012 di Balai Sarbini, Jakarta dan akan menampilkan sejumlah penyanyi papan atas berkolaborasi menyanyikan lagu-lagu dari D'LLOYD.
Mereka diantaranya:  

Tantowi Yahya, Memes, Trio Libels, Pentaboyz, Dhea Mirella, Iga Mawarni, Ermi Kulit, Yopie Latul, Conny Constantia, Victor Hutabarat, Wong Pitoe, Sigit Wardana, Mila Rosa, Ayu Soraya, dan akan diiringi oleh Jimmy Manopo Orchestra, serta host oleh Helmy Yahya.





D'LLOYD
Penggemar musik era 70-an hingga 80-an pasti mengenal lagu "Hidup Di Bui", "Semalam di Malaysia", dan "Mengapa Harus Jumpa." Lagu-lagu yang masuk kategori super hits ini dibawakan oleh band D'LLOYD yang dalam formasi terakhir beranggotakan  Bartje Van Houten (gitar), Alm. Syamsuar Hasyim/Sam (vokal), Yuyun (saxophone), Chaerul Daud (drum), Budiman Palunggun (keyboard), Sangkan Panggabean/Papang (bass), dan Yustian (gitar). Sam meninggal 9 Juni 2012 silam.

Nama D'LLOYD tak cuma populer di tanah air tapi mereka juga punya jutaan penggemar di Malaysia dan Singapura. Bahkan diusia tua para personilnya, D'LLOYD masih sering tampil di Malaysia.

D'LLOYD

Minggu, Agustus 12, 2012

LEEYA Hadir Dengan Single Religi “Ku Bersujud”

Adalah saat yang tepat untuk berserah dan memohon ampun pada Sang Pencipta dibulan yang suci ini. Memuji kebesaran nama Allah dengan menyanyi adalah hal yang paling berarti dalam kehidupan seorang penyanyi.

Seperti juga LEEYA, dara cantik kelahiran Palembang  yang dibulan ramadhan ini mengekspresikan penyerahan dirinya lewat sebuah single religi bertajuk "Ku Bersujud".

"Bersujud adalah bentuk ekspresi penyerahan diri kepada Allah yang paling mudah dan sederhana yang bisa dilakukan manusia ," demikian LEEYA menggambarkan lagu “Ku Bersujud” yang diluncurkan sebagai single-religi  ke radio-radio tanah air. Lagu ini ciptaan Faza, sementara liriknya dibuat sendiri oleh LEEYA.
“Lagu ini bercerita tentang  keyakinan seorang hamba Allah terhadap Sang pencipta,” jelas LEEYA lagi lagi.

LEEYA  sendiri bukanlah penyanyi baru di industri musik tanah air. Ia merilis debut albumnya bertajuk ‘My Dream’ pada 2010. Dalam album bergenre pop itu LEEYA berhasil mengangkat 2 single yaitu “Bohong” yang sebelumnya dipopulerkan 2D (Dian PP dan Dedy Dukun), dan “Tetap kekasihku”.


Jumat, Agustus 03, 2012

DEBRA, Finalis Australian Idol Yang Bersolo Karir di Tanah Air.


Karirnya dimulai di Australia dengan menjadi finalis Australian Idol, serta menjadi model produk ternama di negeri Kangguru. Kini dia kembali Indonesia untuk bersolo karir.
Hadir lagi seorang pendatang baru di industri musik lokal kita: Debra. Satu dari segelintir singer-songwriter wanita Indonesia, yang mencoba peruntungan di kerasnya persaingan industri musik lokal saat ini. Bekalnya adalah Go Ahead. Sebuah mini album berisikan 5 lagu, yang berpotensi untuk mencuri perhatian para pencinta musik.
Sebagai jagoan, Debra memajukan single yang berjudul sama dengan albumnya, Go Ahead. Lagu bertempo pelan yang kental akan nuansa R&B ini bercerita mengenai seorang cewek yang memiliki rasa kurang percaya diri.
Lagunya tentang seorang cewek yang suka sama cowok, tapi takut kalau si cowok tidak bisa menerima dia dengan apa adanya,” terang Debra mengenai isi lagunya.
Kalau membicarakan soal genre, sangat terasa aroma R&B yang menjadi nafas dari debut album Debra ini. Musik “kulit hitam” ini memang sudah menjadi kegemaran Debra sejak lama. Nama-nama seperti Alicia Keys, Beyonce, Amy Pearson, sampai dengan Destiny Child, disebut sebagai influence bermusiknya.
Sejak kecil aku sudah terbiasa dengar musik R&B, jadi sedikit banyak mempengaruhi musikalitas aku saat ini,” ujar Debra.
Musik sama sekali bukan dunia yang asing bagi Debra. Ketertarikannya pada musik sudah dia rasakan sejak kecil. Di usia 18 tahun, setelah mengikuti Australian Idol tahun 2008 hingga menjadi finalis, Debra dipinang oleh VHP Record di Melbourne, Australia, dan bekerja sama dengan beberapa penyanyi dari Australian Idols membentuk sebuah band multikultural. Bersama grup ini Debra sempat malang-melintang di panggung-panggung musik Australia, sampai akhirnya memutuskan keluar untuk bersolo karir.
Berbekal networking yang baik selama tinggal di Australia, Debra sukses menggaet Audius Mtawarira untuk bekerjasama menggarap debut albumnya ini. Audius merupakan produser terkenal Australia, yang juga menjadi produser dari Paulini Australian Idol, dan banyak artis Australia lainnya.
Selain di musik, Debra juga sempat berkarir di dunia modelling. Dia sempat menjadi model pakaian untuk brand Morgan, Genki, dan Josua Andreas di Australia. Sampai saat ini pun, Debra masih dipercaya oleh produk kosmetik Keith dan Jurlique, sebagai modelnya.
Perpaduan model dan penyanyi jelas merupakan dua kombinasi yang sangat baik tentunya.
Fun, Fresh, Expressive. Tiga kata inilah yang dianggap bisa menggambarkan album Debra ini. Album yang diharapkan akan membawa nama Debra terdengar ke seluruh penjuru negeri. Dan seperti judulnya, Go Ahead, album ini rasanya akan sukses membawa Debra untuk maju , dan menjadi penyanyi yang diperhitungkan oleh para penikmat musik Indonesia..
















Jumat, Juli 20, 2012

Boiyen Hadir Dengan Single Kedua ‘Cintaku Lowbat’

Namanya mungkin unik, namun keunikan ini yang membuat gadis cantik ini menjadi berbeda, dan menarik perhatian tentunya. Namanya Boiyen. Jalur musik yang dipilihnya juga unik. Judul lagunyapun unik. Ini membuatnya bernilai lebih. 

Gadis kelahiran Jakarta, 8 Januari 1989 ini  baru saja merilis single keduanya ‘Cintaku Lowbat’. Judul lagu yang unik dan dengan tema yang up to date ini berirama pop-dance-dangdut. Judul yang unik diharap menjadikan lagu ini mudah diingat karena akrab ditelinga. ‘Cintaku Lowbat’ menjadi lebih cepat lagi diterima karena mengangkat tema keseharian tentang orang-orang jaman sekarang yang cinta mereka cepat memudar seperti batere HP yang cepat lowbat. 
   
Boiyen sedari belia sudah terjun ke dunia entertainment. Karirnya dimulai saat masih duduk dibangku Sekolah Dasar dengan bernyanyi dari panggung ke panggung. Berbagai ajang kontes lagu sudah diikutinya. Hingga kemudian membawanya menjadi model, bintang iklan, presenter, hingga membintangi beberapa film.

Bulan Juni lalu Boiyen merilis karyanya, sekumpulan lagu berbagai genre yang disatukan dalam sebuah album bertajuk “Seperti Pelangi”. Sekali lagi Boiyen menunjukkan keunikannya. Kalau umumnya sebuah album berisikan satu genre musik, Boiyen berbeda. Dalam debut album yang dirilisnya itu ia merangkum berbagai jenis musik mulai dari pop, R&B, pop-dangdut, bahkan religi.
“Lagu-lagunya campur aduk dan warna warni seperti pelangi,” kata Boiyen.

Saat peluncuran albumnya, gadis bertubuh sintal ini melepas single pertama sebuah lagu berirama pop ceria dengan judul ‘Takut Kehilangan’. Sementara untuk lagu single kedua Boiyen menjagokan lagu berirama pop-dance-dangdut bertajuk “Cintaku Lowbat”.

“Saya sengaja mengemas album saya dengan konsep yang unik. Mungkin belum ada yang seperti ini. Pada dasarnya saya siap menghibur siapa saja dengan jenis musik apapun. Makanya semua genre musik saya kemas dalam satu album agar bisa meladeni apa yang diminta audiens. Saya ini penyanyi serba semua bisa. Ibarat kata seperti pelangi dengan segala warna yang bisa menyenangkan semua orang,” jelas gadis penyuka Alicia Keys, Melly Goeslaw dan Elvi Sukaesi ini.

Karakter dan pribadi Boiyen yang ceria membuat penampilan panggungnya pun menjadi enerjik. “Dipanggung saya harus enerjik, dan tentunya dengan bergoyang agar terlihat menarik dan memacu adrenalin penonton,” tutur Boiyen . Namun Boiyen menampik ketika ditanya soal pakaian yang mesti minim agar terlihat sexy, “Tampil maksimal dan membuat penonton puas tak mesti mengenakan pakaian sexy. Menjadi sexy tak harus dengan buka-bukaan. Aku lebioh suka dengan pakaian yang unik,” lanjut gadis yang berdomisili di Tanjung Priuk, Jakarta Utara ini .
Akhir kata, dengan diluncurkan debut albumnya, Boiyen berharap bisa menghibur seluruh lapisan masyarakat dengan lagu gado-gadonya. “Ya seperti gado-gado, ada banyak macam sayuran, namun tetap enak dan segar ketika dimakan. Aku berharap lagu single keduaku ‘Cintaku Lowbat’ bisa diterima masyarakat,” kata si penyanyi multigenre ini sumringah.



Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More